Selasa, 19 Desember 2017

Saat Kamu Memiliki "1 Milyar", Apakah yang Akan Kamu Lakukan? Orang Sukses "Tidak Akan Membeli Rumah Atau Mobil", Tapi Melakukan Hal Ini!

Saat Kamu Memiliki "1 Milyar", Apakah yang Akan Kamu Lakukan? Orang Sukses "Tidak Akan Membeli Rumah Atau Mobil", Tapi Melakukan Hal Ini!

Saat punya 1 milyar kira-kira apa yang akan kamu lakukan dengan uang itu? Apakah akan menggunakannya untuk membeli rumah atau mobil atau barang-barang mahal lainnya? Ternyata orang sukses tidak menggunakannya untuk itu, tetapi untuk memulai hal ini.

Sponsored Ad

Tahun 1998, Ma Huateng (CEO Tencent) menggunakan uang 1 milyar untuk mendirikan Perusahaan Tencent dan bukannya membeli rumah.
Tahun 1998, Shi Yuzhu (CEO Giant Interactive Group) meminjam 1 milyar untuk mendirikan perushaan dan bukan untuk membeli rumah.
Tahun 1999,  Ding Lei (CEO NetEase) menggunakan 1 milyar untuk mendirikan 163.com dan bukannya membeli rumah.
Tahun 1999, Chen Tianqiao (CEO Shanda) menggunakan 1 milyar untuk merintis perusahaannya dan bukan untuk membeli rumah.
Tahun 1999, Jack Ma (CEO Alibaba) bersama 18 orang lainnya menggunakan uang 1 milyar untuk mendirikan Alibaba dan bukannya membeli rumah.

Jika saat itu mereka menggunakannya untuk membeli rumah, maka bisa dipastikan saat ini masih harus membayar cicilan dan bunga ke bank.
Saat muda, kita harus mengerti beberapa hal ini:
1. Jika kamu tidak berani, tidak akan ada orang yang bisa menggantikan kekuatan kamu
2. Anak-anak yang tidak punya tempat bernaung harus bekerja keras
3. Jalan yang dipilih sendiri, walaupun harus ditempuh dengan merangkak tetap harus diselesaikan
4. Jangan marah tapi berjuang, jangan hanya mengintip tapi menerobos, jangan iri tapi nikmatilah, jangan menunda tapi harus aktif, jangan hanya berniat tapi realisasikanlah
5. Walaupun harus jatuh bangun berulang kali, tapi tetap harus bertindak sesuai aturan dan walaupun pada akhirnya kalah, tetap tersenyumlah dengan bangga.

Sponsored Ad

Tiga penyesalan dalam hidup:
Tidak bisa memilih, tidak memperjuangkan pilihan, dan tidak melanjutkan pilihan.

Tiga hal yang tidak perlu dilawan dalam hidup: 
Pemerintah, orang yang lebih lemah, dan Tuhan.

Tiga hal yang harus dilakukan dalam hidup: 
Jangan hanya dilihat tapi lakukan, jika bisa dipegang berarti bisa dilepaskan, jika bisa berdiri tegak maka bisa dikerjakan dengan stabil.

Tiga hal yang harus dihindari dalam hidup: 
Kecerobohan, mudah percaya, dan keserakahan.

Tiga hal yang paling menyedihkan dalam hidup: 
Bertemu guru yang hebat tapi tidak belajar padanya, bertemu orang yang baik tapi tidak berteman dengannya, bertemu kesempatan yang baik tapi tidak memanfaatkannya.

Tiga tantangan utama dalam hidup: 
Tidak bersaing dengan atasan, rekan kerja, dan bawahan.
Jika tidak memaksakan diri, kamu tidak akan tahu seberapa hebat kamu.
Jika kamu mau menonjol, kamu harus mau menerima tantangan.
Jika kamu ingin segera sukses, maka kamu harus aktif mencari tantangan.

Mendengar dan mengatakan kebenaran itu membutuhkan keberanian.
Pengetahuan hanya bisa diperoleh dengan cara belajar.
Kedewasaan hanya bisa didapat dengan mengalami banyak cobaan.
8 hal untuk menjadi dewasa:
1. Kalau kamu tidak menyukai pekerjaan yang sekarang, lebih baik mundur atau jangan mengeluh sama sekali
2. Belajar untuk menerima kesendirian
3. Jangan rapuh seperti kaca, tapi jadilah orang berhati kuat
4. Jagalah mulut kamu sendiri
5. Buatlah peluang kamu sendiri
6. Kalau telepon tidak juga berdering, maka kamu yang harus menelepon keluar
7. Jangan terburu-buru menikah
8. Tulis hal-hal apa saja yang ingin kamu lakukan dalam hidup dan masukkan dalam dompet sehingga kamu bisa membacanya di manapun kamu berada.

Sponsored Ad

Kebiasaan yang membuat sukses:
1. Tersenyum
2. Sederhana
3. Tidak meminjam uang dari teman
4. Mengatakan sesuatu yang baik di belakang orang lain
5. Tersenyum saat mendengar orang mengatakan hal yang buruk
6. Tidak membiarkan orang lain tahu masa lalu kita
7. Menghormati orang yang tidak menyukai kamu
8. Tidak menaruh perasaan pada masalah, tetapi pada manusia
9. Carilah kekurangan diri sendiri
10. Bergembira untuk orang lain.
11. Bersyukur
12. Belajar untuk mendengar
13. Mengawali kalimat dengan kata 「kita」
14. Sedikit bicara
15. Menjadi diri sendiri.
15 tips mendapatkan relasi:
1. Belajar berempati
2. Belajar menyesuaikan diri dengan lingkungan
3. Belajar bermurah hati
4. Belajar untuk rendah hati
5. Belajar mengatakan sesuatu yang enak didengar
6. Sopan
7. Jangan terlalu banyak bicara
8. Belajar untuk bersyukur
9. Tepat waktu
10. Menepati janji
11. Belajar untuk sabar
12. Baik hati
13. Belajar untuk memuji orang lain
14. Menghormati yang atasan dan menghargai bawahan
15. Sering merefleksikan diri.
Bagi kamu yang sudah bekerja selama 10 tahun:
1. Jangan tinggal di zona nyaman
2. Jangan menggunakan kata-kata "kira-kira", "nanti", "atau", "mungkin"
3. Jangan menunda pekerjaan
4. Jangan menganggap bahwa dengan menerapkan teori saja sudah bisa sukses
5. Jangan biarkan orang lain menunggu kamu
6. Jangan menganggap remeh hal-hal kecil
7. Jangan berpikir dan berbuat negatif
8. Jangan mengandalkan perusahaan untuk bisa meningkatkan kemampuan kerja
9. Jangan menelantarkan tanggung jawab.

Ada 7 hal yang harus diperhatikan di tempat kerja:
1. Belajar menyukai orang yang menyebalkan
2. Tidak memandang remeh orang lain
3. Mengerjakan sesuatu yang tidak disukai dengan baik
4. Pikirkan hal-hal di luar kebiasaan
5. Mau menerima kritik
6. Mengerjakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya
7. Jangan memanjakan diri sendiri.

Selasa, 03 Oktober 2017

*BAGUS BANGET UNTUK DISIMAK*....

*Bacalah 3 menit Untuk perubahan masa depan Anda*.

Suatu hari seorang Raja mendapat hadiah 2 ekor anak burung elang.

Lalu dia berpikir, akan bagus sekali jika elang ini dilatih untuk terbang tinggi.

Tentu akan lebih indah lagi. Ia memanggil pelatih burung yang tersohor di negerinya untuk melatih 2 elang ini.

Setelah beberapa bulan, pelatih burung ini melapor:

Seekor elang telah terbang tinggi & melayang-layang di angkasa.

Namun yang seekor lagi tidak beranjak dari pohonnya.

Rajapun memanggil semua ahli hewan untuk memeriksa elang kesayangannya ini namun tidak ada yang berhasil menyembuhkan & membuat elang ini terbang.

Berbagai usaha telah dilakukan, tetapi elang ini tidak kunjung bergerak dari dahannya.

Kemudian ia bertemu dengan petani yang sangat mengenal akan sifat elang & Raja meminta bantuan petani itu.

Keesokan harinya ketika Raja mengunjungi elang ini, ia kaget melihat elang ini sudah terbang tinggi.

Dengan penuh penasaran Raja bertanya kepada petani, apa yang ia lakukan.

Petani menjawab :

"Saya hanya memotong cabang pohon yang selama ini dihinggapinya".

Dahan itu yang membuatnya selama ini *NYAMAN* sehingga *MALAS* untuk terbang.

Kita dilahirkan sebagai *PEMENANG*,
kita ditakdirkan untuk terbang tinggi, namun, ada yang memegang terlalu erat

*yaitu : KETAKUTAN*.

Tidak ada yang mau melepaskan ketakutan itu & tidak beranjak dari posisinya.

Atau kadang kita terlalu memegang zona kenyamanan, hingga takut & tidak mau melepaskannya.

- Takut capek.
- Takut di tolak.
- Takut kerja keras.
- Takut mencoba.
- Takut rugi.
- Takut ribet.
- Takut gak berkembang.
- Takut gagal.
- Takut pindah.
- Takut repot.
- Takut di ejek.
- Takut gak bisa.
- Takut investasi.
- Takut prospek.
- Takut follow up.
- Takut sharing.
- Takut belajar.
- Takut mengembangkan diri.
- Takut........dll.

Dan segala jenis ketakutan yang kita miliki masing-masing.

_*Lepaskan segala ketakutan itu, lepaskan zona kenyamanan itu, kenali dirimu & tumbuhkan kekuatan & rasa percaya dirimu*_

*Maka kamu TERBANG TINGGI*.

Kenali dirimu & Potensimu karena bakat kita adalah seorang Pemenang.

Berani bermimpi.
Berani melangkah.
Berani berjuang habis - habisan
Sampai akhirnya anda sukses terbang tinggi.

*DREAM - PRAY - ACTION*.

*Dan ketika ada _Kesempatan_*
pergilah bersama teman-teman lama.

*Kumpul-kumpul*
bukan sekedar *_Makan_*
*dan*
*_Ngobrol-ngobrol_*

Tetapi ingat, _Waktu Hidup kita semakin Singkat_

*Mungkin*
*_Lain Waktu_* _Kita Tidak Bisa Bertemu lagi_

*Mungkin*
*_Lain Waktu_* _Kita Sudah Semakin Susah Untuk Berjalan_

Menghabiskan Sebagian Waktu  Dengan *Teman* Atau *Sahabat*
Akan Membuat Hidup Lebih *Sehat* Secara *Mental* Dan *Fisik* .

*Umur itu seperti Es Batu*
 _Dipakai atau Tidak Dipakai Tetap Mencair_

Begitu juga dengan *Usia*
*Digunakan/Tidak Digunakan _dengan bijak_, Umur kita akan Tetap Berkurang!*

*Hal yang harus dilakukan Setiap Hari :*

*_Tersenyum_*  dan *_Tertawalah_*

*_Air Yang Mengalir Tidak Dapat Berbalik Arah_*

Itulah Hidup Kita, *Tidak Dapat Berbalik Menjadi Muda Lagi!*

~ *Jalani Hidup ini dengan santai/tenang*.

~ *Jangan  Mau Mεnang Sεndiri*.

 ~ *Jangan Suka Sakiti Sεsama*.

 ~ *Jangan suka Mengeluh*.

 ~ *Jangan Mencela*.

~ *Hiduplah dengan Cεria*.

*Perbanyak waktu untuk berbuat baik, berkumpul dengan keluarga serta teman-teman*
*"Selamat menikmati hari yang indah ini

Senin, 24 Juli 2017

*Kisah anak kecil dan pianis terkenal*

Seorg ayah yg memiliki putra yg berusia 5 thn, memasukkan putranya tersebut ke sekolah musik utk belajar piano. Ia rindu melihat anaknya kelak menjadi seorg pianis yg terkenal.

Selang beberapa waktu kemudian, di kota tersebut datang seorg pianis yg sangat terkenal. Krn ketenarannya, dlm wkt singkat, tiket konser telah terjual habis.

Sang ayah membeli 2 buah tiket pertunjukan, utk dirinya dan anaknya.

Pd hr pertunjukan, satu jam sebelum konser dimulai, kursi telah terisi penuh.

Sang ayah duduk dan putranya tepat berada di sampingnya. Seperti layaknya seorang anak kecil,
anak inipun tdk betah duduk diam terlalu lama, tanpa sepengetahuan ayahnya, ia menyelinap pergi.

Ketika lampu gedung mulai diredupkan, sang ayah terkejut menyadari bahwa putranya tdk ada di sampingnya.

Ia lebih terkejut lagi, ketika melihat anaknya berada dekat panggung pertunjukan, dan sedang berjalan menghampiri piano yg akan dimainkan pianis tersebut.

Didorong oleh rasa ingin tahu, tanpa takut anak tersebut duduk di depan piano, dan mulai memainkan sebuah lagu, lagu yg sederhana, twinkle-twinkle little star.

Operator lampu sorot, yg terkejut mendengar adanya suara piano, mengira bahwa konser telah dimulai, tanpa aba2 terlebih dahulu, dan ia langsung menyorotkan lampunya ke tengah panggung.

Seluruh penonton terkejut, melihat yg berada di panggung bukan sang pianis, tapi hanyalah seorang anak kecil.

Sang pianispun terkejut, dan bergegas naik ke atas panggung.

Melihat anak tersebut, sang pianis tdk menjadi marah, ia tersenyum dan berkata, *“Teruslah bermain”* dan sang anak yg mendapat ijin, meneruskan permainannya.

Sang pianis lalu duduk di samping anak itu, dan mulai bermain mengimbangi permainan anak itu.

Ia mengisi semua kelemahan permainan anak itu, dan akhirnya tercipta suatu komposisi permainan yg sangat indah.

Bahkan mereka seakan menyatu dlm permainan piano tersebut, dan ketika mereka berdua selesai, seluruh penonton menyambut dgn meriah, karangan bunga dilemparkan ke tengah panggung.
 Sang anak jadi besar kepala, pikirnya, “Gila, baru belajar piano sebulan saja sdh hebat!”

Ia lupa, bahwa yg disoraki oleh penonton, adalah sang pianis yg duduk di sebelahnya, mengisi semua kekurangannya dan menjadikan permainannya sempurna.

*Moral of story:*

Kadang kita bangga akan segala rencana hebat yg kita buat, perbuatan2 besar yg telah berhasil kita lakukan.

Tapi kita lupa, bahwa semua itu terjadi karena Tuhan ada di samping kita.

Kita adalah anak kecil tadi, tanpa ada Tuhan di samping kita, semua yg kita lakukan akan sia2.

Tapi bila Tuhan ada di samping kita, sesederhana apapun hal yg kita lakukan, hal itu akan menjadi hebat dan baik, bukan saja buat diri kita sendiri, tapi juga  baik bagi org di sekitar kita.

Semoga kita tdk pernah lupa, bahwa ada Tuhan di samping kita, sehingga kita senantiasa rendah hati dan memuji Allah.
🙏🏻 🙏🙏🙏